Posted by : Zusli zuSaeng Triple'S
Tuesday, April 29, 2014
Details:
Title : Bidadara Nyasar (Korban AXE)
Author :
Zusli aka Shin Sung Young
Genre : Comedy, GJ
Category : All age
Casts:
-
Kang Haebin
-
Shin Sung Young
-
Park Min Hyo
-
Shin Jung Young
-
SS501
Thanks to God,
casts, and readers..
Happy Reading^^
©2012 zuSaeng501
*501*
Sore-sore seperti ini Haebin hanya duduk termangu di
sofa sambil menontong televisi. Dengan wajah bosan, yeoja itu
terus menggonta-ganti channel tv
Haebin :
“Tivi gue udah rusak kali ya. Daritadi nggak ada acara yang bagus (menguap).”
Karena
dirasa jarinya sudah pegal memencet remote, akhirnya Haebin memutuskan untuk
berhenti pada suatu iklan. Ternyata itu adalah iklan wangi-wangian badan yang
merknya AXE.
Televisi :
“AXE, wangi sexynya bikin bidadari lupa diri.”
Haebin :
“Babo! Kalau semua namja di dunia pake axe kasian yeoja-yeoja, dong. Nggak
laku.”
Televisi :
“Itu, sih masalah lu. Makanya jadi namja, dong.”
Haebin :
“Idih, rese banget (menekan tombol off pada remote). Gue jual tahu rasa, lu,
tivi jelek.”
Haebin
yang bertambah badmood hanya bisa menggerutu tidak jelas. Tiba-tiba perutnya
berbunyi tanda ia kelaparan. Dengan langkah gontai, dia berjalan menuju dapur.
Haebin :
“(Membuka kulkas) Aduuuh…Kulkas gue juga udah rusak, nih. Masa nggak ada
makanan sedikit pun.”
Kulkas :
“Elu, tuh yang harusnya ngisi gue. Malah nyalahin.”
Haebin :
“Eh, kulkas kan fungsinya untuk mendinginkan dan menyimpan makanan. Berarti di
dalam lu harus selalu tersimpan makanan(menutup pintu kuklas keras) Gue jual
tahu rasa lu.”
Haebin
hanya bisa berjalan gontai sambil memegangi perutnya yang sudah konser.
Haebin :
“Heh, perut. Lu lagi ada konser SS501, ya? Ramai banget.” *asyeek ke perutnya
Haebin ahh.*
Tiba-tiba
yeoja itu teringat akan sesuatu. Dia ingat oppanya, Kang Dae Hyun selalu
menyimpan makanan di kamarnya. Tanpa menunggu waktu lagi, Haebin segera melesat
ke kamar Dae Hyun yang tidak pernah dikunci.
Haebin :
“Oppa, aku minta makanan dikit, ne? hehehe.”
Sayang
sekali. Setelah mengobrak-abrik kamar oppanya, Haebin tidak menemukan makanan
secuil pun. Mungkin saat ini oppanya juga sedang kehabisan makanan. Yeoja itu terus
menggerutu kesal. Tiba-tiba metanya menatap sebuah benda diatas meja belajar
oppanya. Sebuah benda yang masih baru, terbalut plastik bening.
Haebin :
“(Mengambil benda itu) Loh, ini kan yang di iklan tadi. Ah, oppa…Kau ingin
mendatangkan bidadari juga? Hihihi. Padahal kan di rumah sudah ada bidadari
yang cantik jelita (menunjuk dirinya sendiri*uek :P*)”
Iseng-iseng
Haebin membuka plastik pembungkusnya. Diamatinya benda itu. Sedetik benda itu nampak
bercahaya.
Haebin :
“Gue ingin tahu, memangnya dengan benda seperti ini bisa mendatangkan bidadari?(membuka
tutupnya dan menyemprotkan isinya). Uhuk! Baunya menyengat.”
Diam,
hening. Tidak ada tanda apa-apa.
Haebin :
“Noumu babo! Bisa-bisanya gue mempercayai hal semacam itu. Hahahaha.. Tapi
boleh juga, nih. Oppa, aku pinjam bentar, ne? hehe.”
Haebin
hendak pergi ke kamarnya. Namun, betapa terkejutnya saat dia membuka pintu,
seseorang sudah menghadangnya. Seorang namja yang, wow! Sedetik tampak
bersinar. Sepasang sayapnya terbuka indah. Yang lebih menakjubkan namja itu
begitu tampan dan…sixpacks?
Haebin :
“(Menganga) Nu…Nuguseyo?”
Someone :
“Na? Masa nggak tahu (mengibaskan sayap).”
Haebin : “Kalau gue tahu, gue nggak bakal tanya
(dalam hati : cakep-cakep babo ternyata)”
Someone :
“Hehehe…Hyun Joong imnida. Hummpp…kamu wangi banget, jhagi (mendekati Haebin).”
Haebin :
“Yaa!! Pahit! Pahit! Pergii…(melangkah mundur, diikuti Hyun Joong) Lu bidadari?
Eh, bukan, bidadara? Atau lu hanya orang yang disewa iklan axe untuk mendekati
siapa saja yang memakainya. Ohh..atau jangan-jangan lagi ini tipuan? Mana
kameranya? (celingak-celinguk).”
Hyun Joong :
“(Duduk di kasur sambil mengamati Haebin dengan pandangan tanpa dosa) Mencari
apa? Bukankah kamu yang memanggilku? Itu, loh…hmmm wangimu memabukkan (wink).”
Haebin :
“(Mengkerutkan dahi) Lu…Mendingan sekarang pergi. Daripada ketahuan oppa.
Ppali!”
Namun
tidak bisa dipungkiri, Haebin sesekali menatap perut bidadara yang terbuka itu.
Hyun Joong :
“Tidak bisa, aku sudah tergila-gila padamu (bangkit dari kasur, berjalan menuju
Haebin).”
Haebin :
“AAAH~Michyeo!”
Secepat
kilat Haebin berlari keluar rumah. Dia ingin menemui sahabatnya, Sung Young,
untuk berbagi cerita gila ini. Terus dilangkahkan kakinya cepat, sesekali ia
menengok ke belakang. Jakkanman! Bidadara itu sudah tidak ada. Oh, anni.
Ternyata namja itu bukan di belakangnya, melainkan di atasnya.
Haebin :
“Sial! Dia, kan punya sayap.”
Sesampainya
di rumah Sung Young.
Haebin :
“(Mengetuk pintu dengan brutal) Youngi!! Bukakan pintunya!!”
Sung Young :
“(Membuka pintu dan langsung menarik Haebin masuk) Lu gila, ne? Ini rumah gue,
bukan rumah nenek lu (mencubit lengan Haebin)”
Haebin :
“Aish~appo. Ne, mianhae. Tapi gue takut, nih. Ada namja cakep pakai banget bin
sixpacks ngejar-ngejar gue daritadi.”
Sung Young :
“(Menggembungkan pipi menahan tawa) Haebin, gue tahu lu terobsesi sama Kim Hyun
Joong SS501. Tapi kalau ngimpi jangan sekarang, deh. Masih siang (akhirnya
tidak bisa menahan tawa).”
Haebin :
“(Cemberut) Gue serius. Eh, bener juga. Dia miriiiip banget sama Hyun Joong
oppa, namanya juga sama.”
Sung Young :
“(Memutar bola mata) Iya gue percaya. Nah, sekarang lu pulang sana.”
Haebin : “Aish! Sini, deh. (Membuka pintu)
Nih…..eh, mana ya si bidadara tadi (celingak celinguk) AH! ITU DIA! (menunjuk
ke sebuah pohon)”
Sung
Young memperhatikan dengan seksama namja yang sedang bersandar di pohon. Memang
benar, dia mirip sekali dengan leader SS501. Hanya saja, namja itu memiliki
sayap yang indah. Akhirnya mereka berdua mendekati si namja. Anehnya, namja itu
malah menjauh.
Haebin :
“Aneh, tadi dia ngejar-ngejar. Sekarang malah menjauh. Takut sama lu kali.”
Sung Young :
“Enak aja. Yang ada gue kan lebih cantik dari elu (melet)”
Haebin :
“Preett.. Hyun Joong-ya! Kemarilah!”
Hyung :
“Anni! Kamu bau sekali (menutup hidung)”
Sung Young : “(Cekikikan)
Bener, tuh. Lu bau..iyuuhh..”
Haebin :
“(Mencium keteknya) Aish!mesti gara-gara gue lari tadi. Tapi tenang saja. Gue
punya solusinya (mengambil axe yang sedari tadi ada di saku dan disemprotkan
pada tubuhnya)”
Hyun Joong :
“(Dengan wajah mupeng langsung berjalan mendekati Haebin) Wangiiii…”
Sung Young :
“Aigooo…ajaib (bengong).”
Namun
tiba-tiba mereka mendengar sesuatu dari atas pohon yang tepat diatas mereka.
Bulu-bulu langsung berjatuhan ke tanah disusul makhluk besar jatuh berdebam.
Hyun Joong :
“Yaa! Tidak akan aku biarkan kamu mendekati yeoja ini, Kyu Jong! (Memeluk
Haebin).”
Haebin :
“YAA! (Mencoba lepas dari Hyun Joong, tapi sejujurnya dia menginginkannya
*jiah*).”
Kyu Jong :
“Ommo! Appo (mengusap pantat). Ah, kamu yeoja yang wangi itu? (Mendekati Haebin
tapi Hyun Joong menghalangi).”
Ternyata
setiap Haebin menyemprotkan wangi-wangian itu. Satu bidadara lagi akan jatuh. Dan
kali ini namja yang jatuh sangat mirip dengan Kim Kyu Jong SS501 *emang*. Haebin
semakin pusing melihat ini semua. Satu saja membuat mupeng, apalagi dua.
Haebin :
“(Dalam hati: Aigoooo…Gue harus mengamankan axe itu).”
Tapi
benda yang dicari Haebin tidak ada. Dia panik mencari. Ternyataaaa…..Sahabatnya,
Sung Young yang memegang benda itu. Tanpa menunggu perintah, Sung Young
langsung menyemprotkan isinya banyak-banyak ke tubuhnya.
Haebin :
“Apa yang lu lakuin!!”
BRUKKK!!
Sesuatu yang besar jatuh tepat di depan Sung Young. Bulu-bulu langsung
beterbangan dimana-mana.
Sung Young :
“(Membantu berdiri) Gwaenchanayo?”
Someone :
“(Memegangi kepalanya) Eoddiya? Ah..Kamu wangi sekali, jhagi (Menatap Sung
Young).”
Haebin :
“(Kaget) Itu…mirip Heo Young Saeng SS501. WAH, beruntung sekali Sung Young.”
Sung Young :
“(Tidak berkedip) Lu…Lu Young Saeng?”
Someone :
“Kok tahu?”
Sung Young :
“Karena nama lu emang Young Saeng.”
Young Saeng :
“Lah, iya. Tapi kok kamu bisa tahu namaku?”
Sung Young :
“Karena aku sudah tahu dari tadi kalau kamu Young Saeng.”
Young Saeng :
“(silent).”
Kyu Jong :
“Sabar, ya bro!(menepuk pundak Young Saeng).”
Young Saeng :
“Sudahlah, yang penting kamu wangi (memeluk Sung Young).”
Sung Young : “Y.E.S!
Impian gue terwujud*LOL*.”
Haebin :
“Ah, ternyata lu sama aja. Ssstt…ini rahasia kita, ne Youngi?”
Sung Young :
“BereSS.”
Haebin :
“Oh iya, btw bolehkah gue nginep di rumah lu? Gue takut sama oppa kalau ada
namja asing di rumah.”
Sung Young :
“Kkaja! Kebetulan appa, eomma, sama oppa lagi ke Gwangju.”
Akhirnya
mereka ber4 bergegas masuk ke rumah Sung Young. Tampak dengan jelas Sung Young
benar-benar senang dengan adanya Young Saeng di sisinya. Sementara Haebin hanya
tersenyum aneh menanggapi kedua namja yang terus menempel padanya.
*501*
Haebin
baru saja selesai mandi. Saat dia keluar dari kamar mandi, Hyun Joong sudah
menghadangnya.
Haebin :
“YAA! Mengagetkan.”
Hyun Joong :
“(menyemprotkan axe ke tubuh Haebin).”
Haebin :
“Apa yang lu lakuin?! Ntar ada bidadara lagi! Gue nggak mau, Kalian berdua aja
bikin pusing.”
Hyun Joong :
“Santai, jhagi. Kan yang nyemprot aku, bukan kamu. Jadi tidak akan ada lagi
yang datang. Lagipula, aku tidak mau berbagi (bersedekap).”
Haebin :
“Aha, kalau begitu kenapa nggak lu semprotin aja ke tubuh lu sendiri.”
Hyun Joong :
“Ohh..Tidak bisa. Wangi seorang bidadara tidak bisa digantikan. Tetap seperti
ini (menyibakkan baju yang dikenakannya sehingga semakin menampakkan tubuhnya
yang indah).”
Haebin :
“(Pingsan. Bukan karena wanginya tapi karena pemandangan di depannya).”
Kyu Jong :
“Hya! Hyun Joong, apa yang kamu lakukan?(menggendong Haebin).”
Hyun Joong :
“Serahkan padaku! Aku yang membuatnya pingsan!(merebut Haebin).”
Kyu Jong :
“Andwae!(merebut lagi, tapi luput).”
Haebin :
“(Jatuh) Aaah! Kenapa sakit banget..(mengusap punggung). Kalian
menyebalkan!(pergi ke ruang tengah). Aigooo..Apa kalian harus selalu
berduaan?(menatap sebal Sung Young dan Young Saeng).”
Sung Young :
“Sepertinya begitu (melet). Daripada lu bertigaan terus.”
Haebin :
“(Duduk diantara Young Saeng dan Sung Young).”
Young Saeng :
“Kamu wangi juga (menatap Haebin sambil tersenyum).”
Sung Young :
“YAA! Young Saeng oppa punya gue (menarik Young Saeng pergi).”
Haebin
hanya terkekeh melihat tingkah Sung Young. Tiba-tiba terdengar suara pintu
diketuk. Ternyata ada tamu.
Haebin :
“Gawat! Heh, Sung Young! Ada tamu, cepat sembunyikan bidadara-bidadara itu.”
Sung Young :
“Ne (menggiring bidadara-bidadara itu ke kamar).”
Haebin :
“(Membuka pintu) Min Hyo?”
Min Hyo :
“Eh, Haebin. Ngapain lu di rumah Sung Young? Lu minta makanan di sini, ne? Atau
numpang tidur? Atau lu disuruh jadi anjing penjaga? Btw, Sung Young mana?”
Haebin :
“(Silent).”
Sung Young :
“Eh, Min Hyo. Masuklah! Gue lupa kalau lu mau kemari, hehe. Bentar, ne gue
ambilin buku yang mau lu pinjem (pergi).”
Haebin :
“Gue mau ke kamar mandi bentar.”
Min Hyo :
“(Duduk di sofa) Sepi amat, kaya kuburan (melihat sesuatu di lantai, lalu
diambil) Ih, pantesan Sung Young sama Haebin baunya aneh. Karena ini, toh.
Ternyata yeoja-yeoja itu suka memakai AXE. Kaya namja aja, ahahaha. Coba dikit,
ah..penasaran gue (disemprotkan ke tubuh).”
Sung Young :
“MIN HYO! ANDWAE!”
Min Hyo :
“(Kaget) Wa…waeyo?”
BRUKK!
Seperti kejadian-kejadian sebelumnya. Seorang namja langsung jatuh dari langit
seiring siapa saja yang memakai wangi-wangian itu. Jatuhnya namja tadi membuat
atap rumah Sung Young bolong.
Sung Young :
“HUAAA!! Atapku! (mewek).”
Min Hyo :
“Kyaaa! Apa itu?(terbelalak).”
Someone :
“(Memeluk Min Hyo) Aku suka kamu!”
Sung Young :
“(Syock).”
Haebin :
“(Menganga).”
Mim Hyo :
“(Freeze).”
Sung Young :
“(Menarik bidadara yang menempel pada sahabatnya) Lepaskan!”
Someone :
“Ah, aku suka tempat ini. Hmmm…wangi sekali (menatap ketiga yeoja).”
Min Hyo :
“Lu, kan Hyung Jun SS501. Aigooo…bias gue.”
Hyung Jun :
“SS501? Makanan macam apa itu? Hm, kamu pintar bisa tahu namaku.”
Young Saeng :
“(Berlari-larian) Sung Young-yaa! Kamu tega meninggalkanku (memeluk kaki Sung
Young)*LOL*.”
Sung Young :
“Eh…hehehe mianhae oppa.”
HyunKyu :
“HAEBIN!!!”
Haebin :
“(Bersiap lari tapi terlambat) Ah, kalian ini.”
Hyung Jun :
“Jadi, kalian semua di sini?”
Min Hyo :
“(speechless).”
Akhirnya,
satu lagi teman Haebin yang harus tahu rahasia ini. Min Hyo yang juga sahabat
mereka cukup pengertian untuk tidak membeberkan masalah ini. Dan tentu saja Min
Hyo sangat senang karena bisa bertemu dengan Hyung Jun yang sangat mirip dengan
Hyung Jun SS501.
Haebin :
“Nah, kalau begitu kita harus mengamankan benda ini (menunjukkan axe).”
Sung Young :
“Ne, jangan sampai orang lain lagi.”
Min Hyo :
“Memangnya pabrik axe cuma buat satu? Pasti masih ada lah yang beginian di
toko.”
Haebin :
“Babo! Ini beda Min Hyo-ya. Gue merasa seperti ada yang aneh saat memegangnya.”
Sung Young :
“Ne, dan sekilas seperti bercahaya. Aku yakin tidak semua axe seperti ini.”
Haebin :
“Gue lama-lama risih sama dua namja ini (menggeliat. Merasa sesak berada di
antara dua bidadara).”
Sung Young :
“Ini menyenangkan (Semakin menempel pada Young Saeng).”
Min Hyo :
“Tapi…Kita tidak bisa terus-terusan seperti ini, kan?
Haebin :
“Ne, lu benar.”
Kyu Jong :
“Eh, kalian tidak wangi lagi.”
Young Saeng :
“Ne.”
Hyun Joon :
“Sini semprot lagi.”
Haebin :
“Anni!! Kalau gitu kalian pergi saja, kembali ke asal kalian! (menjauhkan botol
axe)”
HyunKyu :
“SHIREO! (berusaha merebut)”
Young Saeng :
“Aku masih ingin di sini (ikut merebut).”
Haebin :
“Youngi! Tangkap!”
Sung Young :
“Gue dapat!! Kyaaa~(lari karena dikejar 3 namja). Min Hyo! Tangkap!”
Min Hyo :
“Siap! Yaa yaa gue dapat (sroooott! Tidak sengaja menyemprot diri sendiri).
Mampus!”
BRUUKK!!
Seperti yang sudah diduga. Satu bidadara lagi jatuh, tepat di lubang yang
dibuat Hyung Jun tadi.
Hyung Jun :
“Aaah! Jung Min! Kau jatuh juga!(Menghampiri namja yang jatuh tengkurap tadi).”
Jung Min :
“Sial, wajahku sakit, nih. Huh, mesti aku jelek banget sekarang (menepuk-nepuk
wajahnya).”
Hyun Joong :
“Dari dulu jelek.”
Kyu Jong :
“Ne, kuda jelek.”
Jung Min :
“Aku ingin marah sebenarnya. Tapi…Aku di sini mencari…Kamu!!(menunjuk Min
Hyo).”
Min Hyo :
“(Bergidik) Aaaa~(dipeluk Jung Min).”
Hyun Jun :
“Ish~lepaskan!!(menjitak Jung Min).”
Jung Min :
“Shireo!! (balas menjitak).”
Hyung Jun :
“YAAA!!”
SungBin :
“(Ngakak) Mereka berdua bidadara aneh.”
Young Saeng :
“(Menyemprotkan axe ke tubuh Sung Young dan Haebin) Nah, beres.”
HyunKyu :
“Asyeeek!!”
Akhirnya
Haebin, Sung Young, dan Min Hyo tidak bisa apa-apa selain pasarah ditempeli.
Yah, walaupun mereka senang sekali berada diantara namja tampan. Apalagi
bidadara-bidadara itu mau disuruh apapun seperti beres-beres dan sebagainya.
Lama-lama 3 yeoja itu merasa terbiasa dengan kehadiran makhluk asing yang
berasal dari negri antah-berantah itu. Sampai tak terasa malam pun tiba.
Hyun Joong :
“Hey! Sepertinya isi benda ini sudah habis (mengocok-kocok botol axe)
Jung Min :
“Yah, sayang sekali.”
Hyung Jun :
“Apa itu artinya waktu kita habis?”
Hyun Joong :
“Yah, sepertinya begitu. Nah, kami berlima mau pulang ke asal kami, ne?”
Haebin :
“Mwo?? Ha…hajiman..(air mata menggenang)”
Sung Young :
“Apa itu artinya gue…gue berpisah sama..sama lu, Young Saeng oppa?”
Young Saeng : “Ne,
jhagi. Mianhae(memeluk Sung Young untuk terakhir kalinya).”
Min Hyo :
“(Nangis di kolong meja).”
Hyung Jun :
“(Ikutan nangis di kolong meja).”
Kyu Jong :
“Baiklah. Kkaja, guys!”
Dan
pada akhirnya, kelima bidadara itu mengepakkan sayap mereka. Terbang menuju
kegelapan malam. Meninggalkan 3 yeoja yang menatap mereka sedih.
Min Hyo :
“Huhuhu, nggak nyangka mereka pergi secepat itu.”
Sung Young :
“Ne, padahal gue lagi seneng bisa ketemu sama Young Saeng oppa yang imut-imut
itu.”
Haebin :
“Youngi! Itu kayak Jung Young oppa, deh(menyikut Sung Young).”
Sung Young :
“Oh, iya. Oppa! Kok sudah pulang? Katanya ke Gwangju.”
Jung Young :
“Nggak jadi. Appa nyuruh gue buat nemenin si dongsaeng rewel (melet). Tapi
kayaknya lu udah punya temen.”
Sung Young :
“Biarin. Eh, oppa beli apa?”
Jung Young :
“Tadi dari supermarket. Nih, kalau ada makanan ambil aja. Bagi, tuh sama temannya.”
Sung
Young pun segera mengobrak-abrik tas kresek yang diletakkan Jung Young di meja.
Haebin dan Min Hyo ikut membantu mengobrak-abrik. Siapa tahu ada harta karun
lebih tepatnya makanan. Haebin terlihat yang paling semangat. Satu demi satu
makanan diturunkan. Hanya saja…Mereka nertiga tidak snegaja menemukan sesuatu.
Suatu benda yang berpendar di dalam kresek. Dengan semangat mereka
mengambilnya. Ternyata itu adalah AXE yang dibeli Jung Young.
*THE END*
GJ bingit yah?? XD hahaha dilarang muntah
DON'T FORGET TO RCL!
NO PLAGIATOR!! NO SILENT READER!!
FB Links: Oneshoot
Related Posts :
- Back to Home »
- All age , Comedy , GJ , Heo Young Saeng , Kim Hyun Joong , Kim Hyung Jun , Kim Kyu Jong , OC , Park Jung Min , SS501 , Young Couple »
- zuSaeng501 | BIDADARA NYASAR | Korban AXE

